..
Hubungi +62-408-2421187 Fax: +62-408-2421155 pada jam 08:00 - 16.00 WITA
E-mail: pa_unaaha@live.com

Perkuat Sinergitas Antar Lembaga, Pengadilan Agama Unaaha Teken MoU dengan Pemda Konawe Utara


Perkuat Sinergitas Antar Lembaga, Pengadilan Agama Unaaha Teken MoU dengan Pemda Konawe Utara

DI PUBLIKASI HARIS EKA PUTRA L. S.IP., M.M DALAM BERITA 14/06/22 70x

Ketgam. Bupati Konawe Utara, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari dan Ketua Pengadilan Agama Unaaha bersama Unsur Forkopimda Kabupaten Koanwe Utara dalam Acara Penandatatangan MoU dan Sosialisasi Layanan Hukum di Aula Kantor Bupati Konawe Utara.

www.pa-unaaha.go.id - Wanggudu. Dengan wilayah Yurisdiksi yang mencakup 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe Kepulauan, Pengadilan Agama Unaaha tentu mempunyai tantangan dan hambatan dalam melaksanakan   program / kegiatan yang telah maupun yang akan dicanangkan. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan secara efektif kepada masyarakat, maka perlu adanya dukungan dari pemerintah daerah. Terkait hal tersebut maka Pengadilan Agama Unaaha membangun sinergitas dengan Pemerintah Daerah maupun dengan Organisasi Perangkat Daerah dalam wilayah Yurisdiksinya demi memaksimalkan pemberian layanan hukum bagi para pencari Keadilan, yang salah satunya yakni dengan melakukan Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman

Selasa, (14/06/2022) bertempat di Aula Anangguluri Kantor Bupati Konawe Utara, Ketua Pengadilan Agama Unaaha Sudirman, M.S.H.I., M.E yang disaksikan  langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari H. Naharuddin, S.H., M.H serta unsur Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, seluruh Kepala OPD, Camat dan Pejabat Eselon III dilingkungan Pemda Konut, serta KUA dan Perwakilan dari Kantor  Kemenag Konawe Utara,  melakukan Penandatangan 3 buah Nota Kesepahaman / Memorandum of Understanding yang dirangkaikan dengan sosialisasi terkait layanan bantuan hukum dilingkungan Peradilan Agama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panitera Pengadilan Agama Unaaha, Drs. Safar, S.H., M.H, Sekretaris Rini Surastika Tawulo, S.H.I serta Kasubbag PTIP Haris Eka Putra Liambo, S.IP., M.M.

Ketgam. Peserta Kegiatan MoU dan Sosialisasi dari berbagai OPD Pemkab Konut

Adapun MoU yang akan sepakati bersama yakni pertama antara Ketua Pengadilan Agama Unaaha dengan Bupati Konawe Utara terkait Layanan hukum bagi masyarakat dan ASN dalam lingkup Pemerintah Daerah Konawe Utara, kemudian yang kedua MoU dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara terkait edukasi perkawinan. Serta MoU dengan Kepala Kementerian Agama Konawe Utara dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Konawe utara terkait Pelayanan itsbat nikah terpadu kepada masyarakat.

Ketgam. Ketua Pengadilan Agama Unaaha menyampaikan sambutan dalam rangka Kegiatan Penandatangan MoU dan Sosialisasi bersama Pemkab Konut

Ketua Pengadilan Agama Unaaha, Sudirman M, S.H.I., M.E dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih Kepada Pemda Konawe utara serta dari Pihak Kemenag Konawe Utara atas terwujudnya kegiatan Penandatangan Mou dan Sosialisasi tersebut Sudirman, M. S.H.I., M.E juga mengungkapkan bahwa salah satu tujuan serta poin penting dalam MoU dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara adalah untuk menindaklanjuti Surat Kepala BKN terkait dengan hak mantan isteri dan anak pasca perceraian untuk mendapatkan sebagian dari gaji Suami yang berstatus ASN.

" Untuk kedepannya, pemotongan gaji ASN (suami) pasca perceraian untuk mantan isteri dan anaknya sesuai Surat Kepala BKN, ketika Pengadilan Agama telah menetapkan bahwa ASN ini telah menceraikan isterinya, ditetapkan bahwa ada pemotongan gaji untuk mantan isteri dan anak. Berarti Pengadilan Agama hanya menetapkan, namun eksekutornya berada di Pemda" Ungkap Sudirman, M. S.H.I., M.E

Untuk diketahui, bahwa selama ini meskipun Pengadilan Agama telah menetapkan dalam Amar putusannya tentang Pemberian Nafkah (dari gaji mantan Suami) kepada mantan isteri dan anaknya, namun hal ini biasanya hanya berlangsung beberapa bulan saja pasca Sidang Putusan. Namun setelahnya, mantan Suami tidak lagi memberikan nafkah yang menjadi hak bagi mantan isteri dan anaknya, sehingga hal ini yang sering kali menjadi aduan dari pihak mantan Isteri. Sehingga diharapkan dengan adanya MoU bersama Bupati Konawe Utara ini, implementasi dari Surat Kepala BKN terhadap para ASN yang melakukan Perceraian dalam wilayah Pemda Konawe Utara dapat lebih dimaksimalkan.

Ketgam. Ketua Pengadilan Agama Unaaha melakukan Penandatangan MoU bersama Bupati Konawe Utara

Ketgam. Ketua Pengadilan Agama Unaaha melakukan Penandatangan MoU bersama Kepaa Dinas Kesehatan Konawe Utara

 

   Ketgam. Ketua Pengadilan Agama Unaaha melakukan Penandatangan MoU bersama Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Kemenag Konawe Utara

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si.,IPU,Asean.Eng, sangat mengapresiasi Jajaran Pengadilan Agama  Unaaha atas inisiasinya dalam melakukan kegiatan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan OPD Terkait. Terkhusus dengan MoU tentang pelayanan Itsbat Nikah, Ruksamin mengatakan bahwa status perkawinan ini jangan dianggap biasa namun ada hal yang lebih besar dibalik itu.

" Yang akan kita MoU kan hari ini luar biasa, kecil tapi maknanya sangat jauh sekali bahkan sampai kita meninggal dunia. Bukan hanya sekedar persoalan pencatatannya, bukan hanya sekedar ada surat nikah ataupun tidak, namun merupakan sesuatu hal yang mesti di pertanggung jawabkan bersama" Ungkap Ruksamin

  Ketgam. Bupati Konawe Utara menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Penandatangan MoU dan Sosialisasi

Lebih lanjut Ruksamin juga meminta kepada Pengadilan Agama Unaaha agar dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, terutama yang berada di pelosok, yang aksesnya jauh dari Pengadilan Agama Unaaha. Selain itu Ruksamin menyampaikan bahwa akan memberikan dukungan kepada Pihak Pengadilan Agama Unaaha dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi Masyarakat di Konawe Utara.

"Bila akan dilaksanakan sidang itsbat lagi,  mohon kiranya dipertimbangkan utamanya daerah kepulauan. Mengingat persoalan konektivitas, Jaringan komunikasi yang belum ada, dan jaraknya  yang jauh, sehingga menyulitkan masyarakat untuk hadir langsung ke pengadilan. Jadi mohon di pertimbangkan bila akan melaksanakan sidang itsbat lagi, bapak (Ketua Pengadilan Agama Unaaha) tinggal memprogramkan, biaya akan kami tanggung seratus persen dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara". Ungkap Ruksamin

Diakhir sambutannya, Ruksamin menyampakain rasa terima kasih kepada Jajaran Pengadilan Agama Unaaha atas Penandatangan MoU yang disepakati secara bersama dengan Pemerintah Daerah Konawe Utara dan OPD terkait. "Terima kasih atas diluangkannya waktu untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, saya yakin apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari pada untuk mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat untuk menuju kepada kesejahteraan masyarakat sesuai dengan perintah undang-undang yang telah diamanahkan". Tutup Ruksamin, Sembari membuka secara resmi kegiatan Penandatangan MoU dan Sosialisasi Layanan bantuan Hukum dii Peradilan Agama.

Sosialisasi Layanan Bantuan Hukum

Ketgam. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari menyampaikan sosialisasi layanan bantuan hukum

Masih ditempat yang sama, seusai penandatangan MoU antara Pengadilan Agama Unaaha dan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara serta dengan OPD lainnya kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi layanan bantuan hukum di lingkungan di Peradilan Agama yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari H. Naharuddin, S.H., M.H, dengan mengusung tema "Dengan Semangat Kerjasama Kita Tingkatkan Akses dan Kemudahan Pelayanan Hukum yang Berkeadilan Berbasis IT".

Dalam paparannya, terlebih dahulu H. Naharuddin, S.H., M.H turut memberikan apresiasi dan menyatakan bahwa kegiatan Penandatangan MoU antara Pengadilan Agama Unaaha dengan Pemda Konawe Utara adalah sesuatu yang istimewa.  "MoU yang dilaksanakan bersama dengan Pemda Konawe Utara ini adalah sesuatu yang sangat istimewa, mengapa istimewa, Karena kami di Pengadilan Tinggi Agama Kendari baru merencanakan kegiatan MoU seperti ini dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Jadi saya memberikan apresiasi kepada Ketua Pengadilan Agama Unaaha karena ternyata Pengadilan Agama Unaaha yang lebih dulu melakukan kegiatan MoU ini bersama Pemerintah Dearah Konawe Utara ". Ujar H. Naharuddin, S.H., M.H.

Selanjutnya H. Naharuddin, S.H., M.H. menyampaikan materi mengenai layanan hukum di Peradilan Agama yang telah berbasis IT, dimana berdasarkan PERMA No. 3 Tahun 2018 terdapat aplikasi e-court yang menangani Pendaftaran perkara, pembayaran panjar perkara, dan pemanggilan yang dilakukan melalui aplikasi web. Kemudian dilengkapi lagi dengan e-litigasi berdasarkan PERMA No. 1 Tahun 2019. Lebih lanjut H. Naharuddin, S.H., M.H menyampaikan dengan adanya layanan berbasis IT tersebut tentunya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama yang aksesnya menuju Pengadilan Agama sangat jauh. Teknologi informasi yang ada saat sudah bisa membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum yang ada ditengah masyarakat.

Adapun bagi Masyarakat yang membutuhkan layanan bantuan hukum secara langsung, H. Naharuddin, S.H., M.H menyampaikan agar masyarakat tidak ragu untuk datang ke Pengadilan Agama. Karena petugas-petugas yang berada di PTSP di Pengadilan Agama telah siap untuk melayani. Dengan loket pelayanan yang tersedia seperti Layanan Informasi, Pembayaran Panjar Biaya Perkara, Pengambilan Produk pengadilan maupun layanan pembuatan gugatan secara mandiri. Pengadilan Agama telah siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan asas peradilan yakni sederhana, cepat, dan biaya ringan.

Ketgam. Bupati Koanwe Utara menyerahkan Plakat kepada Ketua  Pengadilan Agama Unaaha

Diakhir acara Bupati Konawe Utara menyerahkan Plakat kepada Ketua Pengadilan Agama Unaaha serta Wakil Ketua PTA Kendari atas inovasi layanan berupa MoU bersama dengan Pemda Konawe Utara. (1st)

 

 

 

Ada keluhan layanan atau aparat kami?